![]() |
| Foto: Polres Tapsel rehabilitasi jembatan merah putih, Kamis (2/4/2026). |
TAPANULI SELATAN – Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan (Tapsel) resmi memulai rehabilitasi Jembatan Gantung Merah Putih di Desa Muaratais I, Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapsel, Kamis (2/4/2026).
Jembatan ini merupakan urat nadi vital yang menghubungkan desa tersebut dengan Kelurahan Bintuju. Sebelumnya, jembatan tersebut mengalami kerusakan cukup lama sehingga menghambat mobilitas warga. Kondisi ini terpaksa membuat masyarakat, termasuk anak-anak sekolah, menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan berisiko tinggi.
Merespons hal tersebut, Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara turun langsung memimpin proses perbaikan. Ia menegaskan, langkah ini adalah wujud nyata kepedulian Polri sekaligus tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Sesuai arahan pimpinan agar Polri hadir membantu pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Jembatan ini adalah akses penting, baik untuk perputaran ekonomi maupun anak-anak berangkat sekolah. Kami ingin memastikan akses ini kembali aman dan layak digunakan,” ujar AKBP Yon Edi Winara.
Proses perbaikan dijadwalkan berlangsung selama kurang lebih 10 hari. Selama pengerjaan, personel Polri dan warga setempat bergotong royong secara intensif agar fasilitas ini dapat segera difungsikan kembali.
Kepala Desa Muaratais I, Abdul Jalil Harahap, sangat mengapresiasi inisiatif jajaran kepolisian. Menurutnya, jembatan ini sangat krusial bagi mobilitas warganya yang mayoritas berprofesi sebagai petani dan pedagang.
“Anak-anak sekolah setiap hari melewati jalur ini, begitu pula warga yang membawa hasil pertanian. Kami sangat terbantu dan bersyukur dengan kehadiran Polri dalam memperbaiki jembatan kami,” tuturnya.
Kegiatan rehabilitasi ini turut dihadiri oleh para Pejabat Utama Polres Tapsel, Kapolsek Batang Angkola Kompol R. Triharjanto, Sekcam Angkola Muaratais Nursia Siregar, perwakilan Dinas PUPR Tapanuli Selatan, serta aparatur desa setempat. (AR)
