Pelajar 14 Tahun di Tapsel Tewas Tersambar Petir Saat Hujan Deras

Redaksi Dalto Media
Minggu, 19 April 2026 | 18:23 WIB Last Updated 2026-04-19T11:23:20Z

Foto: Korban saat berada di Puskesmas Batang Toru.

TAPANULI SELATAN – Nahas menimpa Ramadhan Nola Sitompul (14), seorang pelajar di Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. Ia dilaporkan meninggal dunia akibat tersambar petir saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut, Sabtu (18/4/2026) sore.

​Kapolsek Batang Toru, AKP Penggar M. Siboro, membenarkan peristiwa tragis tersebut. Ia menjelaskan, insiden bermula sekitar pukul 16.00 WIB ketika hujan lebat melanda kawasan Dusun Kampung Baru, Desa Wek IV.

​“Saat itu, korban sedang berada di luar rumah bersama teman-temannya. Mereka mandi hujan sekaligus memetik tebu di sekitar pekarangan depan rumah korban,” ujar AKP Penggar, Minggu (19/4/2026).

​Setelah mengambil tebu, korban beserta rekan-rekannya duduk di teras depan rumah untuk menikmatinya. Namun, di tengah kondisi hujan deras yang masih berlangsung, petir tiba-tiba menyambar dan mengenai tubuh korban.

​“Korban langsung jatuh pingsan di lokasi kejadian. Teman-temannya yang panik segera berlari untuk memberi tahu orang tua korban,” lanjut Penggar.

​Keluarga yang terkejut langsung melarikan korban ke Puskesmas Batang Toru untuk mendapatkan pertolongan medis. Sayangnya, nyawa pelajar tersebut tak tertolong.

​“Setibanya di puskesmas, petugas medis telah berupaya maksimal melakukan pertolongan pertama. Namun, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia,” jelas Kapolsek.

​Berdasarkan pengumpulan bahan keterangan (pulbaket) di tempat kejadian, pihak kepolisian memastikan bahwa insiden ini murni akibat faktor alam. Tidak ditemukan adanya unsur kesengajaan atau indikasi lain di luar musibah tersebut.

​Menyikapi peristiwa ini, AKP Penggar mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang sedang terjadi.

​“Kami meminta warga agar menghindari aktivitas di luar rumah saat hujan deras, apalagi jika disertai kilatan petir. Keselamatan diri harus selalu menjadi prioritas utama,” tegasnya.

​Sementara itu, jenazah korban telah dimakamkan oleh pihak keluarga pada Minggu (19/4/2026) siang, sekitar pukul 12.30 WIB, di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Wek IV, Kecamatan Batang Toru. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pelajar 14 Tahun di Tapsel Tewas Tersambar Petir Saat Hujan Deras

Trending Now

Iklan