Lansia 78 Tahun di Tapsel Ditemukan Tewas Penuh Luka di Belakang Rumah

Redaksi Dalto Media
Rabu, 25 Februari 2026 | 15:20 WIB Last Updated 2026-02-25T08:20:58Z

Foto: Petugas melakukan identifikasi mayat korban.

TAPANULI SELATAN – Warga Dusun Simandalu, Desa Palsabolas, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), digegerkan dengan penemuan seorang perempuan lanjut usia berinisial BH (78). Ia ditemukan dalam kondisi luka parah pada Rabu (25/2/2026) dini hari.

​Korban pertama kali ditemukan oleh warga sekitar 20 meter di belakang rumahnya. Saat ditemukan, korban dalam posisi terbaring dengan wajah berdarah dan penuh memar. Korban kemudian langsung dilarikan ke RSUD Padangsidimpuan.

​Kapolres Tapsel, AKBP Yon Edi Winara, membenarkan adanya laporan tersebut. Ia menjelaskan, informasi awal diterima melalui pesan singkat dari masyarakat yang melaporkan adanya korban dengan luka tidak wajar yang telah dibawa ke rumah sakit di Kota Padangsidimpuan.

​“Begitu menerima informasi, saya langsung memerintahkan personel Pamapta bersama piket fungsi untuk mengecek kebenaran informasi tersebut, sekaligus melakukan tindakan pertama di tempat kejadian perkara (TKP) apabila ditemukan unsur tindak pidana,” ujar Yon Edi Winara.

​Sayangnya, hasil pengecekan di RSUD Padangsidimpuan menyatakan bahwa korban telah meninggal dunia. Pihak kepolisian juga menemukan luka pada bagian wajah korban yang diduga kuat bukan diakibatkan oleh sebab alamiah, melainkan mengarah pada tindak kekerasan.

​Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, peristiwa ini bermula pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Saat itu, anak kandung korban yang baru pulang mendapati kondisi rumah dalam keadaan berantakan.

​Setelah mencari ke dalam dan sekitar area rumah namun tidak menemukan ibunya, sang anak segera meminta bantuan warga setempat untuk melakukan pencarian.

​Di tengah kondisi yang gelap, warga akhirnya menemukan korban tergeletak di belakang rumah. Wajahnya terluka dan mulutnya mengeluarkan darah. Korban pun segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

​Terkait kasus ini, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya telah melakukan pengamanan di lokasi kejadian dengan memasang garis polisi untuk kepentingan olah TKP. Penyidik juga telah meminta visum et repertum (VER) terhadap jenazah korban guna memastikan penyebab kematian secara medis.

​“Kami masih melakukan pemeriksaan awal terhadap para saksi dan pengumpulan bahan keterangan. Proses penyelidikan sedang berjalan untuk mengungkap secara terang peristiwa ini dan mengidentifikasi pihak yang bertanggung jawab,” tegas Yon Edi Winara.

​Polres Tapsel mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait motif maupun pelaku sebelum adanya hasil penyelidikan resmi dari kepolisian. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Lansia 78 Tahun di Tapsel Ditemukan Tewas Penuh Luka di Belakang Rumah

Trending Now

Iklan