Search Button

Apresiasi Polres Paluta dan BNNK Tapsel, Ini Pesan Sekjen DPP PANI!

Menurut Tongku, razia seperti yang dilakukan di Paluta harus dilihat sebagai bagian dari upaya pencegahan dan perlindungan masyarakat.

Redaksi Dalto Media
Minggu, 23 Agustus 2026 | 14:09 WIB Last Updated 2026-08-23T07:09:41Z

Sekjen DPP PANI Tongku Solah Hamonangan Daulay SH MH.

PADANG LAWAS UTARA – Langkah personel Kepolisian Resor Padang Lawas Utara (Paluta) bersama Badan Narkotika Nasional Kabupaten Tapanuli Selatan (BNNK Tapsel) melaksanakan razia di sejumlah tempat hiburan malam (THM) dan pakter tuak di wilayah Paluta mendapat apresiasi dari sejumlah elemen masyarakat.

Salah satunya dari Tongku Solah Hamonangan Daulay SH MH yang merupakan Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Penggiat Anti Narkoba Indonesia (DPP PANI) sangat mengapresiasi langkah tegas aparat keamanan yang melakukan razia di sejumlah tempat hiburan malam di Paluta.

“Dari 43 orang yang diperiksa, tiga orang dinyatakan positif narkoba. Ini bukan sekadar angka. Ini adalah alarm bagi kita semua bahwa ancaman narkoba masih nyata dan berada di sekitar kehidupan masyarakat kita,” ujarnya, Minggu (23/8/2026).

Pada kesempatan ini, ia menyampaikan pesan bahwa tempat hiburan malam jangan sampai berubah menjadi tempat yang memberikan ruang bagi peredaran dan penyalahgunaan narkoba.

Menurutnya, ia tidak sedang memusuhi dunia usaha hiburan dan juga tidak sedang menghakimi setiap orang yang datang ke tempat hiburan.

“Tetapi kita harus memiliki garis yang tegas. Hiburan boleh, narkoba jangan!” tegasnya.

Menurut Tongku, razia seperti yang dilakukan di Paluta harus dilihat sebagai bagian dari upaya pencegahan dan perlindungan masyarakat. 

Dirinya berharap kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan ketika ada laporan atau ketika persoalan sudah terjadi. Selain itu, pengawasan juga harus dilakukan secara berkala, terukur dan berkelanjutan.

“Kepada para pemilik dan pengelola tempat hiburan, mari kita bersama-sama menjaga lingkungan usaha kita. Jangan memberikan ruang sedikit pun kepada bandar, pengedar maupun pengguna narkoba untuk menjadikan tempat hiburan sebagai bagian dari jaringan mereka,” pesannya.

Ia juga menghimbau kepada masyarakat agar jangan diam dan harus ikut berperan membantu aparat penegak hukum memberantas narkoba. Dimana, jika warga mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan peredaran narkoba agar segera melaporkan kepada aparat yang berwenang.

“Karena perang melawan narkoba bukan hanya tugas polisi dan BNN. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” pesannya.

Ia juga berpesan kepada generasi muda agar jangan pernah mencoba narkoba hanya karena ingin terlihat berani, ingin diterima dalam pergaulan, atau sekadar ingin mencoba. Karena sering kali kehancuran hidup dimulai dari satu kata yakni mencoba.

Ia menambahkan bahwa dari Paluta kita belajar bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan keberanian, konsistensi dan kolaborasi. Dan sebagai Sekjen PANI, ia mendukung langkah-langkah aparat dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika, sekaligus mendorong pendekatan yang humanis bagi mereka yang membutuhkan rehabilitasi sesuai ketentuan hukum.

“Mari kita jaga keluarga kita. Mari kita jaga generasi muda kita. Dan mari kita wujudkan Indonesia yang sehat, kuat dan bebas dari narkoba. PANI hadir bukan hanya untuk berbicara tentang bahaya narkoba, tetapi untuk bergerak bersama masyarakat melawan peredaran narkoba. Salam Indonesia tanpa narkoba,” pungkasnya. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Apresiasi Polres Paluta dan BNNK Tapsel, Ini Pesan Sekjen DPP PANI!

Trending Now

Iklan