![]() |
| Foto: Bocah 4 tahun meninggal dunia dengan luka bakar di tubuhnya. |
PADANG LAWAS UTARA – Peristiwa kebakaran tragis melanda sebuah rumah yang juga dijadikan warung di Desa Tanjung Marulak, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Rabu (15/4/2026) siang.
Insiden nahas ini tidak hanya menghanguskan bangunan, tetapi juga merenggut nyawa seorang balita perempuan berusia 4 tahun bernama Ika Siregar.
Kapolsek Padang Bolak, AKP Abdul Hakim Harahap, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah terjun ke lokasi untuk melakukan pemadaman bersama warga serta menggelar Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
“Benar, telah terjadi kebakaran satu unit rumah atau warung milik Saudari Masni Harahap (40) pada Rabu siang. Api sudah berhasil dipadamkan, namun sangat disayangkan insiden ini memakan satu korban jiwa, yakni keponakan dari pemilik rumah itu sendiri,” ujar AKP Abdul Hakim Harahap saat dikonfirmasi, Rabu (15/4/2026).
Saksi di lokasi, Hanariana Harahap (32) mengatakan, peristiwa bermula ketika ia bersama pemilik rumah, Masni Harahap, sedang duduk bersantai di depan rumah sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, banyak anak-anak yang sedang bermain di halaman depan, termasuk korban Ika Siregar.
Sekitar pukul 13.00 WIB, kepanikan pecah ketika asap tebal tiba-tiba mengepul dari dalam rumah.
“Saksi Hanariana kemudian masuk untuk memeriksa, dan melihat api sudah membesar di bagian dapur. Ia langsung berteriak meminta tolong. Warga setempat yang mendengar teriakan tersebut langsung berhamburan membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya,” jelas Kapolsek menceritakan kronologi.
Berkat upaya gotong royong warga, amukan si jago merah akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 13.30 WIB. Namun, tragedi sesungguhnya baru terungkap saat proses pendinginan dan pembersihan rumah dilakukan.
Saat warga dan petugas menyisir area dalam rumah yang hangus, mereka menemukan pemandangan yang menyayat hati di dalam kamar mandi.
“Korban atas nama Ika Siregar ditemukan di dalam kamar mandi dalam posisi terduduk di atas kloset dan bersandar ke dinding. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dengan luka bakar di sekujur tubuhnya,” ungkap AKP Abdul Hakim.
Dari hasil Olah TKP sementara yang dilakukan oleh personel Polsek Padang Bolak, titik api diketahui pertama kali muncul dari area dapur.
“Di area dapur tersebut terdapat banyak peralatan elektronik. Dugaan sementara kami, api berasal dari korsleting atau arus pendek listrik,” terang Kapolsek.
Akibat musibah ini, seluruh bangunan rumah beserta isinya ludes terbakar. Pihak kepolisian menaksir total kerugian materiel yang dialami oleh korban Masni Harahap mencapai Rp 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah).
Saat ini, jenazah korban telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk disemayamkan, sementara pihak kepolisian masih terus mendalami kejadian ini dan mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap instalasi listrik di rumah masing-masing. (AR)
