Akibat Pendam Sakit Hati, Pria di Paluta Tega Bakar Istri

Redaksi Dalto Media
Minggu, 01 Februari 2026 | 17:15 WIB Last Updated 2026-02-01T10:18:57Z

Foto: Korban saat berada di RSUD Gunungtua, Minggu (1/2/2026).

PADANG LAWAS UTARA - Warga Desa Aek Haruaya, Kecamatan Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), digegerkan dengan aksi nekat seorang suami yang membakar istrinya sendiri pada tengah malam, sekitar pukul 00.00 WIB, Minggu (1/2/2026) dini hari.

Usai melakukan aksinya, pelaku tidak melarikan diri, melainkan tetap berada di lokasi dengan tenang.

​Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban merupakan warga asli Desa Lantosan, Kecamatan Portibi, sementara pelaku adalah perantau dari Padang.

Dugaan sementara menyebutkan bahwa motif pelaku nekat melakukan aksi keji tersebut dipicu oleh perlakuan kasar sang istri yang dialaminya selama berumah tangga.

“Kabarnya, ketidakharmonisan pasangan ini disinyalir sudah terjadi sejak lama. Selama tiga bulan terakhir, sang suami diketahui tidur di luar rumah, meskipun status mereka belum pisah ranjang secara resmi. Rutinitas pelaku biasanya bangun pukul 04.00 WIB subuh untuk belanja ke pasar, namun malam itu situasi berubah drastis,” ujar salah satu warga yang tidak mau disebutkan identitasnya.

​Fakta mengejutkan terungkap bahwa pelaku sebenarnya berniat membakar dirinya juga bersama sang istri untuk mengakhiri hidup berdua.

​Setelah api menyala dan melukai korban, pelaku tidak menunjukkan upaya melarikan diri. Ia ditemukan tetap tenang di lokasi kejadian saat warga atau pihak berwajib tiba.

Kepala Desa Aek Haruaya memberikan keterangan bahwa selama pasangan suami istri tersebut tinggal di desanya, tidak pernah ada laporan perselisihan atau aduan yang masuk ke pemerintah desa. Konflik rumah tangga yang berujung tragis ini diduga tertutup rapat hingga akhirnya meledak pada malam kejadian.

​Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Kepolisian terkait kronologis kejadian. Kesimpulan sementara dari warga sekitar dan saksi mata menyebutkan bahwa akumulasi rasa sakit hati akibat sikap istri yang dinilai kejam dan kasar menjadi pemicu utama pelaku nekat mengambil jalan pintas tersebut. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Akibat Pendam Sakit Hati, Pria di Paluta Tega Bakar Istri

Trending Now

Iklan