Oknum Kades di Paluta Todong Warga Pakai Pistol, Ini Kronologinya

Redaksi Dalto Media
Senin, 26 Januari 2026 | 13:04 WIB Last Updated 2026-01-26T06:04:01Z

Foto: Tangkapan layar oknum Kades HAR saat memegang senjata pistol di hadapan warga.

PADANG LAWAS UTARA - Aksi "koboi" jalanan mewarnai ketegangan di Desa Pulo Liman, Kecamatan Dolok Sigompulon, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), pada Minggu (25/1/2026).

Seorang oknum Kepala Desa (Kades) berinisial ADR (40) nekat mengeluarkan benda menyerupai senjata api jenis pistol di hadapan kerumunan massa.

​Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.30 WIB ini sontak membuat geger warga setempat. Kapolsubsektor Dolok Sigompulon, Aiptu Monang P. Siregar, membenarkan adanya insiden tersebut dan pihaknya telah melakukan penyelidikan mendalam.

​Berdasarkan hasil penyelidikan polisi, insiden bermula bukan dari sang Kades, melainkan pertikaian di Pekan Desa Pulo Liman. Seorang warga HAR (45) mendatangi korban, PS (30).

​Suasana memanas ketika HAR diduga menodongkan senjata Airsoft Gun ke wajah PS sembari melontarkan ancaman mematikan.

​“Pelaku HAR mengarahkan senjata ke wajah korban sambil berkata, ‘Kutembak nanti kepalamu’, lalu meletuskan senjata itu ke arah atas satu kali,” ungkap pihak kepolisian berdasarkan keterangan saksi.

​Tak terima diancam, korban PS lari mengambil sebilah parang ke rumah salah satu warga dan berbalik mengejar pelaku. Melihat korban membawa senjata tajam, HAR pun melarikan diri.

​Situasi semakin keruh ketika seorang warga mendatangi sebuah pesta hajatan di tempat warga lain. Ia mengabarkan bahwa HAR dikeroyok. Mendengar informasi tersebut, warga desa berbondong-bondong mendatangi rumah Kades Pulo Liman, ADR.

​Sesampainya di rumah Kades, massa mendapati korban PS ada di sana. Dua orang warga yang melihatnya nyaris memukul korban PS.

​Melihat situasi yang tidak terkendali dan massa yang emosi, Kades ADR akhirnya mencabut senjata Airsoft Gun miliknya untuk menghalau massa. Aksi penodongan senjata oleh Kades ini membuat nyali warga ciut, sehingga massa akhirnya membubarkan diri dan kembali ke lokasi pesta.

​Pihak kepolisian mengungkap bahwa insiden ini merupakan puncak gunung es dari konflik yang sudah lama terjadi di Desa Pulo Liman. Ada dua faktor utama yang memicu ketegangan tinggi di desa tersebut.

​Pertama, adanya sengketa tanah antara sang Kades dengan warga yang saat ini masih berproses di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan.

​Kedua, tingginya ketidakpercayaan masyarakat terhadap kinerja Kades tersebut. Warga dilaporkan resah karena banyaknya aduan yang tidak ditanggapi, serta adanya laporan warga ke Kejaksaan Negeri Paluta terkait dugaan penyalahgunaan Dana Desa oleh sang Kades.

Akibat peristiwa tersebut, Airsoft Gun yang dimiliki oknum Kades dan warga tersebut telah diamankan di Polsek Dolok, pelaku, korban dan saksi-saksi juga dimintai keterangan lebih lanjut oleh pihak kepolisian. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Oknum Kades di Paluta Todong Warga Pakai Pistol, Ini Kronologinya

Trending Now

Iklan