Anggota DPRD Paluta Dapil 2 dan 3 Gandeng Perusahaan Gotong Royong Perbaiki Jalan Simpang Bragas-Simangambat

Inisiatif ini digagas menyusul keprihatinan atas antrean tak terelakkan yang mengganggu mobilitas masyarakat maupun operasional perusahaan di wilayah

Redaksi Dalto Media
Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:34 WIB Last Updated 2026-10-25T10:34:35Z
5 Anggota DPRD Paluta dan swasta melakukan perbaikan jalan Simpang Bragas-Simangambat.

​PADANG LAWAS UTARA – Merespons kondisi jalan poros Simpang Bragas menuju Simangambat yang semakin memprihatinkan di musim penghujan, sejumlah anggota DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 dan Dapil 3 menginisiasi aksi turun langsung ke lapangan. Bersama para tokoh masyarakat dan perwakilan perusahaan setempat, mereka menggelar aksi gotong royong guna memperbaiki kerusakan jalan yang telah memicu kemacetan panjang dan melumpuhkan aktivitas ekonomi warga.

​Inisiatif ini digagas menyusul keprihatinan atas antrean tak terelakkan yang mengganggu mobilitas masyarakat maupun operasional perusahaan di wilayah tersebut. Habibi P. Harahap, anggota DPRD Paluta dari Dapil 2 dan Hafrino Naga Sakti Harahap dari Dapil 3, secara langsung mengundang pimpinan perusahaan dan humas pabrik serta perkebunan di sekitar Simangambat dan Halongonan Timur untuk bermusyawarah di titik pangkal jalan yang rusak.

​Tindak lanjut dari undangan tersebut diwujudkan dalam pertemuan dan pengerahan alat berat di Simpang Bragas (daerah portal) pada pukul 10.00 WIB. Dalam musyawarah di lapangan, jajaran anggota DPRD Paluta yang turut hadir memimpin inisiatif ini antara lain Habibi P. Harahap (Dapil 2), serta para wakil rakyat dari Dapil 3 yakni Hafrino Naga Sakti Harahap, Akhiruddin Ritonga, Asrial Perdana Hasibuan, dan Panggana Siregar.

Mereka berdiskusi langsung dengan perwakilan perusahaan untuk mendata kesiapan masing-masing pihak dalam menyumbangkan alat berat dan material perbaikan jalan. Para inisiator menegaskan bahwa perbaikan ini adalah upaya aksi cepat tanggap berbasis kesadaran bersama, tanpa semata-mata menunggu proses administrasi dari pemerintah daerah.

​Berdasarkan hasil musyawarah, tim gabungan menargetkan perbaikan difokuskan pada 7 titik kerusakan yang paling parah. Seluruh pengerjaan jalan tersebut ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu satu minggu. Untuk mencapai target tersebut, kebutuhan utama yang didata mencakup alat berat, bahan material timbunan, serta pengerahan personel pengatur lalu lintas untuk mengurai kemacetan selama proses perbaikan berlangsung.

​“Selama ini kan kita bahas Pemda yang kadang minim (anggaran). Ini kan masyarakat langsung. Saya harap ini jangan cuma ngomong-ngomong aja kita. Harus kita nyatakan. Jangan tunggu-tunggu surat (resmi) lagi,” tegas Akhiruddin Ritonga dalam musyawarah di lapangan, menegaskan pentingnya tindakan langsung.

​Lebih lanjut, para anggota dewan yang hadir menyuarakan komitmen agar urat nadi perekonomian masyarakat bisa segera pulih. “Kita ada lima orang di sini yang ingin bagaimana caranya jalan ini untuk kemajuan ekonomi kita di Kabupaten Padang Lawas Utara ini, terkhusus daerah Bragas sampai ke dalam Halongonan, Simangambat. Ini harus selesai, minggu ini harus selesai,” seru Hafrino Naga Sakti Harahap, saat memberikan arahan kepada perwakilan perusahaan.

​Dalam pertemuan tersebut, tim gabungan menyepakati prioritas pengerjaan. Fokus utama ditujukan pada penyelesaian kerusakan di titik-titik paling krusial agar arus lalu lintas bisa membaik kembali.

​“Intinya ini, bagaimana cara kita supaya jalan ini bisa kita bereskan dalam satu minggu ini. Untuk tujuh titik ini dulu kita bahas. Alat sama bahan apa yang disiapkan, ini saja. Kita minta pengakuan (kesiapan) masing-masing perusahaan saja,” ujar Habibi P Harahap, saat membagi tugas penyediaan material dan alat berat.

​Selain persoalan material dan alat berat, musyawarah juga menyoroti pentingnya pengaturan arus kendaraan selama alat berat bekerja. Untuk memastikan kelancaran pengerjaan, disepakati pula penempatan petugas khusus atau satpam pengatur lalu lintas di titik pengerjaan.

​Aksi gotong royong tanpa unsur paksaan ini langsung disambut positif oleh sejumlah entitas bisnis lokal. Sejumlah perusahaan dan gabungan pengusaha telah menyatakan komitmennya untuk berkontribusi, di antaranya​Anggota DPRD Paluta Dapil 2 & 3, PT. ​ANJ/FR, PT. SSN, ​PT. PIS, ​PT. SSSL, ​PT. Wonorejo Perdana, ​Gabungan Pengusaha Desa Batang Pane 1, ​Kebun Bindu Siahaan dan pengusaha Bidin Rambe.

​Melalui sinergi proaktif antara wakil rakyat, masyarakat, dan sektor swasta ini, perbaikan jalan Bragas-Simangambat ditargetkan rampung sepenuhnya dalam kurun waktu satu minggu. Aksi ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi lintas sektor mampu menjadi solusi konkret dalam mengatasi krisis infrastruktur yang mendesak. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Anggota DPRD Paluta Dapil 2 dan 3 Gandeng Perusahaan Gotong Royong Perbaiki Jalan Simpang Bragas-Simangambat

Trending Now

Iklan