Search Button

Pimpin FSPTSI-KSPSI, Hendra Sutan Rambe Sukses Ciptakan 2.731 Lapangan Kerja di Paluta

Hendra menegaskan bahwa posisi tenaga kerja bongkar muat bukanlah sekadar pekerja biasa, melainkan penggerak utama urat nadi ekonomi desa di Paluta.

Redaksi Dalto Media
Senin, 28 September 2026 | 14:27 WIB Last Updated 2026-09-28T07:27:31Z

Hendra Sutan Rambe saat menyampaikan sambutan Muscab III FSPTSI-KSPSI Paluta.

PADANG LAWAS UTARA – Musyawarah Cabang (Muscab) Ke-III Pimpinan Cabang (PC) FSPTSI-KSPSI Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) yang digelar di Aula Hotel Mitra Gunungtua, Senin (28/9/2026), menjadi panggung refleksi dan pembuktian bagi kepemimpinan Hendra Sutan Rambe, S.Pd. 

Dalam forum tersebut, Hendra memaparkan keberhasilan organisasinya melampaui target penyerapan tenaga kerja lokal secara signifikan.

​Terpilih memimpin PC FSPTSI-KSPSI Paluta sejak tahun 2021, Hendra pada awal masa jabatannya menargetkan pembukaan 2.000 lapangan pekerjaan bagi tenaga kerja bongkar muat untuk membantu menopang ekonomi keluarga di wilayah tersebut.

​“Alhamdulillah hari ini, FSPTSI-KSPSI Kabupaten Padang Lawas Utara bisa membuka lapangan pekerjaan 2.731 sebagai tenaga kerja bongkar muat di Kabupaten Padang Lawas Utara,” ungkap Hendra disambut riuh para peserta Muscab.

​Hendra secara filosofis mengibaratkan pergerakan buruh di bawah kepemimpinannya sebagai sebuah bunga yang menebar keharuman perjuangan. Menurutnya, serikat pekerja ini memegang peranan krusial untuk mengubah takdir dan keadaan daerah.

​“Dalam sejarah setiap bangsa itu selalu ada bunga yang harum. Mereka menebar wangi perjuangan akan cita-cita dan harapan. Dan di Kabupaten Padang Lawas Utara ini, ada bunga bernama FSPTSI-KSPSI yang akan memegang peranan penting dalam sejarah untuk mengubah takdir keadaan di Kabupaten Padang Lawas Utara,” tegasnya.

​Lebih lanjut, Hendra menegaskan bahwa posisi tenaga kerja bongkar muat bukanlah sekadar pekerja biasa, melainkan penggerak utama urat nadi ekonomi desa di Paluta. Ia menyoroti ketergantungan sektor industri terhadap kontribusi fisik para buruh.

​“Tanpa tenaga kerja bongkar muat ini, perusahaan-perusahaan perkebunan hari ini tidak akan bisa beroperasi. Karena kitalah yang memasukkan buah (sawit) ke pabrik melalui tenaga kerja bongkar muat, dari sembilan pabrik yang ada di Kabupaten Padang Lawas Utara,” jelas Hendra.

​Melihat potensi strategis tersebut, Hendra telah merancang visi yang jauh lebih besar untuk periode kepemimpinan selanjutnya. Ia berkomitmen untuk terus berekspansi dan membuka akses ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat pedesaan.

​“Target ke depan, kalau terpilih lagi nanti jadi ketua, akan kita buka lagi pengembangan tenaga kerja bongkar muat dengan membuka target kita 6.000 tenaga kerja bongkar muat di Kabupaten Padang Lawas Utara. Akan kita wujudkan kembali untuk menggerakkan ekonomi dari desa dan perusahaan perkebunan,” pungkas Hendra penuh optimisme. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Pimpin FSPTSI-KSPSI, Hendra Sutan Rambe Sukses Ciptakan 2.731 Lapangan Kerja di Paluta

Trending Now

Iklan