![]() |
| Hermansyah Lubis melakukan reses di Desa Huristak. |
PADANG LAWAS – Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Hetmansyah Lubis melaksanakan agenda Reses Masa Persidangan ketiga Tahun Sidang 2026-2027 di Desa Huristak Godang, Kecamatan Huristak, Kabupaten Padang Lawas, Sabtu (26/9/2026).
Kegiatan yang menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi di bidang pertanian, perikanan, infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, hingga kesejahteraan sosial dihadiri oleh kepala desa Huristak Godang Haris Taon Hasibuan, undur pemerintahan, bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat beserta puluhan masyarakat khususnya dari kalangan petani.
Kepala desa Huristak Godang, Haris Taon Hasibuan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Hermansyah Lubis yang telah hadir langsung menemui masyarakat di kabupaten Padang Lawas dan berharap kegiatan reses tersebut dapat menjadi jembatan bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai aspirasi secara tertib dan konstruktif.
Dalam kesempatan itu, Hermansyah Lubis memaparkan program pengembangan sektor pertanian, peternakan dan perkebunan yang menjadi sentra atau sumber kehidupan utama masyarakat dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.
Karena itu, dalam kegiatan reses yang menjadi agenda konstitusional ini, tujuan utamanya adalah menyerap aspirasi dari masyarakat yang menjadi konstituen untuk selanjutnya diajukan ke pemprov Sumut agar dapat dikaji dan diupayakan agar terealisasi.
“Sektor pertanian menjadi salah satu urat nadi dalam peningkatan ketahanan pangan yang menjadi perhatian utama pemerintah saat ini,” ujarnya.
Dalam sesi dialog, warga yang diwakili oleh salah satu tokoh masyarakat desa Huristak Godang Khoirul Hamzah menyampaikan bahwa kendala sektor pertanian saat ini terutama persawahan adalah sulitnya air untuk mengairi areal persawahan masyarakat.
Menurutnya, ada sejumlah areal persawahan masyarakat yang saat ini cukup kesulitan dalam hal pengairan yakni areal sawah Saba Simarpattang dengan luas sekitar 30 hektare, areal sawah Saba Lombang Dolok sekitar 52 hektare dan areal persawahan Saba Hasak sekitar 20 hektare.
“Ada sekitar kurang lebih 100 hektare sawah di tiga areal yang cukup kesulitan dalam hal pengairan,” katanya.
Karena itu, masyarakat mengusulkan bantuan mesin pompa air sebagai langkah awal untuk upaya mengairi areal persawahan tersebut. Dan jika memungkinkan, agar kedepannya pemerintah bisa membangun atau merealisasikan pembangunan saluran irigasi untuk areal persawahan tersebut.
Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Hermansyah Lubis menegaskan bahwa seluruh usulan masyarakat akan menjadi bahan pembahasan dan akan diperjuangkan melalui mekanisme DPRD Provinsi Sumatera Utara sesuai kewenangan dan kemampuan anggaran pemerintah daerah.
“Reses merupakan momentum bagi kami untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat. Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami inventarisasi, kemudian dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi dan organisasi perangkat daerah terkait agar dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas,” ucapnya.
Melalui kegiatan reses tersebut, Hermansyah Lubis kembali menegaskan komitmennya untuk terus mengawal program-program pembangunan di Sumatera Utara khususnya di wilayah Dapil VII yakni Kabupaten Mandailing Natal, Padang Sidimpuan, Tapanuli Selatan, Padang Lawas Utara dan Padang Lawas dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan sektor pertanian, perikanan, infrastruktur, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
“Pembangunan akan berarti jika berangkat dari persoalan yang dihadapi masyarakat setiap hari. Karena itu, saya ingin setiap reses tidak hanya menghasilkan catatan, tetapi juga menghadirkan solusi yang nyata bagi warga,” pungkasnya. (AR)
