Sampah Tak Diangkut Berminggu-minggu, Warga Paluta Nekat Blokir Jalan Dengan Tumpukan Sampah

Redaksi Dalto Media
Selasa, 17 Februari 2026 | 20:15 WIB Last Updated 2026-02-17T13:21:31Z

Foto: Tumpukan sampah di tengah jalan Simpang Empat Pasar Gunungtua, Selasa (17/2/2026).

PADANG LAWAS UTARA – Kekecewaan warga dan pedagang memuncak menjadi aksi protes nyata. Sejumlah masyarakat di kawasan Pasar Gunungtua, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) melakukan aksi nekat membuang tumpukan sampah ke tengah jalan raya tepatnya di Simpang Empat Pasar Gunungtua, Selasa (17/2/2026).

​Aksi pemblokiran jalan menggunakan barikade sampah ini merupakan bentuk protes keras masyarakat terhadap kinerja Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Paluta. Warga merasa geram lantaran tumpukan sampah di area pasar telah dibiarkan menumpuk dan membusuk selama lebih dari satu minggu tanpa ada tindakan pengangkutan dari petugas kebersihan.

​Berdasarkan pantauan dari rekaman video live streaming konten kreator Paluta, Dahlan Saputra Siregar, terlihat sejumlah pria bergotong-royong mengangkat keranjang-keranjang bambu berukuran besar dan karung plastik yang sarat dengan limbah pasar. Tumpukan limbah organik dan plastik tersebut kemudian diletakkan berjajar memanjang di tengah badan jalan, tepatnya di kawasan Simpang Empat Pasar Gunungtua.

​Tindakan spontan ini seketika berdampak pada arus lalu lintas. Ratusan kendaraan, mulai dari sepeda motor, mobil pribadi, angkutan umum, hingga truk tangki besar terpaksa melambatkan laju kendaraannya dan harus bermanuver ekstra hati-hati untuk menghindari “gunungan” sampah yang berserakan di aspal.

​Dahlan Saputra Siregar yang merekam jalannya aksi protes tersebut dengan nada kesal mengungkapkan bahwa tindakan ini adalah jalan terakhir agar keluhan mereka didengar oleh pemerintah daerah.

​“Ini sampah yang tidak diangkut oleh dinas terkait. Ini adalah protes dari masyarakat kepada dinas yang terkait agar segera (dibersihkan). Sampah-sampah ini membuat Kabupaten Padang Lawas Utara tercoreng,” ujarnya.

​Lebih lanjut, warga juga menyoroti ironi tumpukan sampah ini dengan momen menjelang bulan puasa. Mereka sangat menyayangkan lambannya respon pemerintah daerah di saat masyarakat sedang bersiap melaksanakan ibadah.

​“Padahal dalam menyambut bulan suci Ramadhan kita seharusnya bersih-bersih, tapi ternyata di Pasar Gunungtua malah kotor-kotor. Sampah sudah berminggu-minggu di Pasar Gunungtua tidak dibersihkan,” tambahnya dengan nada kecewa.

​Melalui aksi pembuangan sampah ke tengah jalan ini, masyarakat secara terbuka menuntut tanggung jawab langsung dari Kepala Dinas Lingkungan Hidup serta Bupati Paluta. Warga mendesak agar armada truk sampah segera diturunkan hari ini juga untuk mengembalikan kebersihan dan kenyamanan di pusat perekonomian terbesar di Kabupaten Paluta tersebut.

​Hingga berita ini diturunkan, tumpukan sampah masih menumpuk di tengah hiruk-pikuk lalu lintas Simpang Empat Pasar Gunungtua, menanti respon cepat dari instansi terkait. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Sampah Tak Diangkut Berminggu-minggu, Warga Paluta Nekat Blokir Jalan Dengan Tumpukan Sampah

Trending Now

Iklan