Bobby Nasution Instruksikan Siswa SMA, SMK, dan SLB di Sumut Terapkan PJJ Mulai 16 Oktober

Keputusan tersebut ditegaskan Bobby saat menghadiri peluncuran operasional 33 unit bus perintis gratis bagi pelajar di Sumut

Redaksi Dalto Media
Kamis, 15 Oktober 2026 | 20:20 WIB Last Updated 2026-10-15T13:20:42Z

Gubernur Sumut Bobby Nasution saat diwawancarai awak media.

ASAHAN – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) resmi mengambil langkah cepat guna melindungi keselamatan para pelajar dari paparan kabut asap pekat yang kian mencemari udara. Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menginstruksikan seluruh satuan pendidikan jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Luar Biasa (SLB) di wilayahnya untuk menerapkan sistem Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Jumat, 16 Oktober 2026.

​Keputusan tersebut ditegaskan Bobby saat menghadiri peluncuran operasional 33 unit bus perintis gratis bagi pelajar di halaman SMA Negeri 1 Pulau Rakyat, Jalan Dusun II, Kecamatan Pulau Rakyat, Kabupaten Asahan, Kamis (15/10/2026).

​Bobby menegaskan bahwa kebijakan pengalihan proses belajar ke rumah ini merupakan langkah pencegahan agar para siswa terhindar dari risiko gangguan saluran pernapasan. Ia mengingatkan bahwa kebijakan ini bukan berarti meliburkan proses pendidikan, melainkan memindahkan aktivitas belajar ke ruang daring.

​“Untuk SMA, SMK, dan SLB, mulai besok saya harapkan sudah melaksanakan pembelajaran jarak jauh. Anak-anak tetap belajar dari rumah, bukan libur, karena kita harus melindungi anak-anak dari paparan kabut asap,” tegas Bobby.

​Tak hanya menyasar sektor pendidikan menengah yang berada di bawah kewenangan provinsi, Bobby juga mengimbau seluruh bupati dan wali kota di Sumut untuk segera mengambil langkah mitigasi serupa sesuai tingkat kerawanan di daerah masing-masing.

​Pemerintah kabupaten/kota diminta terus memantau indeks kualitas udara secara berkala, mengedukasi masyarakat, serta membatasi kegiatan di luar ruangan, terutama bagi anak-anak dan kelompok rentan. Selain itu, Bobby meminta pihak sekolah dan instansi terkait aktif membagikan masker kepada para pelajar.

​“Bupati dan wali kota kami harapkan terus memantau perkembangan kondisi udara. Kami juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan langkah perlindungan kesehatan dengan selalu menggunakan masker,” ucapnya.

​Bobby memaparkan bahwa kabut asap yang menyelimuti Sumut sebagian besar bukan berasal dari titik api di dalam provinsi, melainkan kiriman dari wilayah sekitar. Untuk mengatasi pekatnya partikel polusi di udara, Pemprov Sumut segera melakukan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) guna memicu turunnya hujan.

​“Hari ini, paling lama besok, kami mencoba membuat modifikasi cuaca agar bisa menurunkan hujan di wilayah Sumatera Utara, yang dimulai dari kawasan Danau Toba lalu diperluas ke beberapa daerah lain,” ujar Bobby.

​Bobby juga mengungkapkan telah berkoordinasi langsung dengan Gubernur Sumatera Selatan guna menyelaraskan penanganan kabut asap di level regional, termasuk meniru langkah penggunaan es kering (dry ice) untuk mengangkat dan memecah kepulan asap di atmosfer agar tidak mengendap di daratan. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Bobby Nasution Instruksikan Siswa SMA, SMK, dan SLB di Sumut Terapkan PJJ Mulai 16 Oktober

Trending Now

Iklan