![]() |
| Hendra Sutan Rambe. |
PADANG LAWAS UTARA – Hendra Sutan Rambe terpilih kembali secara aklamasi sebagai Ketua Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transport Seluruh Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (FSPTSI-KSPSI) Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) periode 2026-2030 melalui Musyawarah Cabang (Muscab) ke III yang digelar, Senin (28/09) di aula Hotel Mitra Indah Gunungtua.
Dalam proses pemilihan yang berlangsung kondusif dan demokratis tersebut, Hendra Sutan Rambe yang menjadi ketua PC FSPTSI-KSPSI Kabupaten Paluta pada periode sebelumnya kembali diberikan kepercayaan secara penuh oleh 18 jajaran Pimpinan Unit Kerja (PUK) se Kabupaten Paluta untuk kembali menakhodai organisasi pekerja tersebut.
Setelah dinyatakan terpilih secara aklamasi, Hendra Sutan Rambe menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh PUK dan jajaran FSPTSI-KSPSI yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya.
“Terima kasih atas kepercayaan kawan-kawan PUK kepada saya untuk mengemban amanah dalam melanjutkan kepemimpinan organisasi kita ini,” ucapnya.
Menurutnya, kepercayaan dan amanah yang diberikan ini menjadi tanggung jawab besar bagi dirinya untuk memperjuangkan kepentingan para pekerja yang setiap hari menggantungkan kehidupan keluarganya dari hasil kerja di sektor perkebunan, transportasi dan sektor-sektor lainnya.
Karena itu, ia menyiapkan sejumlah program prioritas diantaranya adalah konsolidasi organisasi yang mencakup penguatan PUK di perusahaan-perusahaan perkebunan, sektor transportasi dan tempat kerja lainnya akan menjadi bagian penting dalam keberlanjutan kepemimpinannya.
“Konsolidasi yang kuat, komunikasi antara anggota, PUK dan pimpinan cabang diharapkan dapat berjalan lebih cepat dan efektif,” katanya.
Program prioritas berikutnya adalah perjuangan kesejahteraan pekerja, dimana Hendra menegaskan bahwa perlindungan pekerja melalui BPJS Ketenagakerjaan, persoalan upah yang layak serta pemenuhan hak-hak buruh berdasarkan ketentuan perundang-undangan akan terus menjadi perhatian organisasi.
Bagi FSPTSI-KSPSI, keberhasilan sebuah organisasi pekerja tidak cukup diukur dari seberapa banyak orang yang berhasil mendapatkan pekerjaan. Yang tidak kalah penting adalah memastikan para pekerja tersebut memperoleh hak-haknya secara layak.
“Organisasi buruh memiliki tanggungjawab untuk menyampaikan aspirasi pekerja tanpa mengabaikan keberlangsungan perusahaan dan stabilitas daerah,” tegasnya.
Selain itu, Hendra juga menempatkan kemitraan strategis sebagai salah satu pilar penting kepemimpinannya. Hubungan dengan Pemerintah Kabupaten Paluta, pihak aparat penegak hukum, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan akan terus dibangun melalui komunikasi yang terbuka.
Karena menurutnya, organisasi tetap harus berdiri tegak memperjuangkan hak pekerja diiringi komunikasi dengan pengusaha dan pemerintah yang harus dijaga agar hubungan industrial tetap sehat.
“Buruh sejahtera, perusahaan maju, daerah kondusif,” pungkasnya. (AR)
