Search Button

Populasi Sapi Potong di Kabupaten Paluta Secara Perlahan Meningkat Setiap Tahun

Sesuai data Disnakan dan keswan Kabupaten Paluta, populasi sapi potong di Kabupaten Paluta hingga akhir Desember 2025 mencapai 23.158 ekor.

Redaksi Dalto Media
Rabu, 08 Juli 2026 | 16:00 WIB Last Updated 2026-07-08T09:00:21Z

Proses pelaksanaan IB oleh petugas dari Disnakan dan Keswan Kabupaten Paluta kepada ternak sapi potong.

PADANG LAWAS UTARA – Populasi sapi potong di daerah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) mengalami peningkatan secara perlahan di setiap tahun. Sesuai data Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakan dan keswan) Kabupaten Paluta, populasi sapi potong di Kabupaten Paluta hingga akhir Desember 2025 mencapai 23.158 ekor.

Kepala Dinas Perikanan, Peternakan dan Kesehatan Hewan kabupaten Paluta Mahran Hasibuan melalui Kabid Peternakan Alexander Muda Harahap S.Pt mengatakan populasi sapi potong tersebut mengalami peningkatan yang cukup lumayan dari tahun sebelumnya yakni pada tahun 2024 populasi sapi potong mencapai 22.920 ekor dan pada tahun 2025 mencapai 23.158 ekor yang artinya peningkatan populasi 238 ekor sepanjang tahun 2025.

“Meskipun perlahan, populasi sapi potong setiap tahunnya terus mengalami peningkatan,” katanya.

Dan hal tersebut secara otomatis untuk produksi daging sapi potong juga akan mengalami peningkatan meskipun tidak terlalu signifikan.

Ia juga menjelaskan bahwa populasi ternak sapi potong itu berkembang di 9 dari 12 wilayah Kecamatan yang ada di Paluta. Yang terbanyak populasi ternak sapi selama 2025 berada di Kecamatan Halongonan berjumlah 3.289 ekor, disusul Halongonan timur 3.267 ekor, dan Padang Bolak 3.174 ekor. Selanjutnya di kecamatan Ujung Batu 3.095 ekor, Portibi 3.087 ekor, Simangambat 2.547 ekor, Padang Bolak Julu 1.185 ekor, Dolok 1.058 ekor dan Dolok Sigompulon 906 ekor.

“Untuk tahun 2026, kita masih dalam tahap pendataan terkait jumlah populasi serta tingkat perkembangan sapi potong di kabupaten Paluta,” terangnya.

Meski begitu, pihaknya optimis bahwa di tahun 2026 ini populasi ternak sapi di seluruh wilayah Kabupaten Paluta akan mengalami peningkatan dibanding sebelumnya. Salah satu upaya yang saat ini dilakukan untuk mendongkrak populasi ternak sapi tersebut adalah dengan Inseminasi Buatan (IB) alias kawin suntik.

Sebab katanya, proses IB cukup efektif dan efisien dalam upaya peningkatan populasi ternak sapi potong yang lebih berkualitas selama ini.

“Proses IB itu cukup efektif. Selain untuk mempercepat perkembangbiakan dan untuk kesehatan hewan, juga meningkatkan kwalitas genetik sapi potong,” jelasnya.

Untuk itu, saat ini pihaknya secara terus menerus menggalakkan sosialisasi kepada seluruh kalangan masyarakat peternak sapi di seluruh wilayah Kabupaten Paluta tentang proses pelaksanaan IB atau kawin suntik ternak sapi.

“Kita terus menggalakkan program IB dan jika ada masyarakat yang ingin melakukan proses IB kepada ternak sapi potong miliknya, silahkan hubungi kami dan akan segera kami tindaklanjuti dan sampaikan pemahaman tentang keuntungan proses IB kepada ternak,” pungkasnya. (AR)

Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Populasi Sapi Potong di Kabupaten Paluta Secara Perlahan Meningkat Setiap Tahun

Trending Now

Iklan